Diposkan pada Angst, Bintang, Fajar, Hurt, Moonlight, Sad Story, Sunflower

Untuk Kamu Yang Sempat Hadir

Untuk kamu, Yang sempat hadir.

Apa kabar? Sudah lama kita tak jumpa. Jangankan berjumpa, saling sapa pun sudah tidak. Aku maklumi itu semua. Aku menghargai kehidupanmu, dan kau? entahlah masih peduli dengan hidupku atau tidak.

Mungkin kamu akan bertanya, kenapa aku menulis ini semua? Jika kau mengira, karena aku ingin mencuri perhatianmu tentu tidak. Untuk apa. Lalu jika kau mengira, aku ingin mendramatisir keadaan itupun tidak. Sama sekali tidak.
Aku menulis semua ini hanya karena rindu. Tak pernahkah kau merasakannya juga? Aku harap kau sempat merindukanku walau hanya semalam. Setidaknya kau mengingat bagaimana aku tertawa lalu menangis. Setidaknya kau mengingat bagaimana susahnya berusaha dan mudahnya menyerah. Lanjutkan membaca “Untuk Kamu Yang Sempat Hadir”

Iklan
Diposkan pada Angst, Fajar, Hurt, Moonlight, Sad Story, Sunflower

Who?

Dia, seseorang yang senyumnya untuk kebahagiaan orang lain. Meski terkadang ia terluka, ia hancur, namum   senyum itu tetap akan terpancar di wajahnya. Senyuman yang diperuntukan untuk orang-orang yang sangat ia sayang. Ia amat terluka pada seseorang, yah ia sering mengibaratkan seseorang itu adalah sang Fajar. Seseorang yang selalu ia tatap dalam jangkauan kejauhan yang tak pernah dekat. Seseorang yang menjadi penghuni hatinya bertahun-tahun. Lanjutkan membaca “Who?”