Diposkan pada Cho Kyuhyun, Fanfiction, Hurt

Moonlight

Author : Pearlsunflower / Ernhida Jung

Tittle : Moonlight
Genre : Hurt
Cast : Cho Kyuhyun, Han Hyun Ra
Other Cast : Lee Hyera, Kim Yura, Kim Ceonsa. Lee Donghae, Choi Siwon

 

“Aku berusaha tetap berjalan karena kau adalah porosku, namun kau yang telah mendorongku dan menyuruhku pergi dari kehidupanmu” – Han Hyun Ra

 

 

__________::::::::_________

 

Aku terus menatapnya hingga ingin membuatku menangis. Dia adalah seseorang yang selama 8 tahun ini sangat kucintai, namun entah mengapa semakin aku mencintainya justru membuatku sangat perih. “Apalagi yang kau harap dariku?” tanyanya padaku. “Tidak, aku tidak mengharapkan apapun, aku hanya ingin dekat denganmu” jawabku seadanya. Ya meskipun sakit, tetap kukatakan. “Tidak, kita sudah tidak bisa seperti dulu, dulu aku baik padamu karena dulu aku masih kecil. Belum tahu apa itu cinta, jadi kumohon pergilah dari hidupku. Lupakan kenangan kita dulu, anggap itu tak pernah terjadi” perintahnya padaku. Sakit, sungguh aku ingin menangis. Apa salahku padanya hingga ia tega seperti itu padaku. Aku hanya ingin dekat dengannya, tidak lebih. Apa aku salah?

Kulempar handphoneku dan berlari ke kamar mandi kemudian menangis. Apa yang telah aku lakukan hingga ia setega itu? Pernahkah aku melukainya? Tidak! Bahkan aku selalu membuat senyum terukir di bibirnya. Dia bukan cintaku yang dulu, dia telah berubah. Seseorang yang dulu sangat mencintaiku dan akan memukul siapa saja yang berani membuatku menangis, kini dia yang telah melakukannya. Apa semudah itu melupakan semua kenangan yang terukhir. Hatiku hancur, tentu saja.

“Menyerahlah Ra ya, tidak ada gunanya kau mempertahankannya” ujar Yura “Aku tidak bisa, aku sangat mencintainya” jawabku sambil terisak. Yura, dia sahabatku.Aku memiliki 4 sahabat, yaitu Yura, Ceonsa, Hyera, dan Kristal. Namun kami sekarang hanya berempat, karena Krystal harus melanjutkan studynya di luar negeri. “Apa yang dikatakan Yura benar Hyun Ra, kau tidak bisa terus mencintainya” tiba-tiba saja Ceonsa dan Hyera datang. “Biarlah, biarkan dia tetap mencintainya” Jawab Hyera yang sekaligus sepupu Kyuhyun. Yah, di sini Hyeralah yang masih mendukungku untuk tetap mempertahankan Kyuhyun, walau terkadang dia juga beberapa kali menyerah.

 

 

__________::::::::_________

 

“Sudah kukatakan padamu Hyera, berhentilah membantunya untuk mendekatiku. Aku sudah tidak bisa seperti dulu, aku tidak bisa menyakiti kekasihku. Dan satu lagi berhentilah untuk berharap aku akan kembali padanya, karena itu tidak akan terjadi” Marah Kyuhyun pada Hyera. “Begitukah? Apa kau yakin? Kau tahu Kyu, dia sangat menderita untuk sekedar mencintaimu. Bahkan yang ia fikirkan hanya bagaimana membuat kau tersenyum, walaupun itu harus membuat hatinya terluka. Kau bahkan tak pernah tau, bagaimana air mata di matanya selalu jatuh ketika setiap malam nafas, tangan dan hatinya berdoa untukmu. Tak sadarkah kau? Kau sangat kejam Kyu, bahkan disetiap hembusan nafasnya selalu terselib doa untukmu. Suatu saat nanti, kupastikan kau akan menyesal karena telah menyia-nyiakan wanita setulus dia, CAMKAN ITU TUAN CHO” Amuk Hyera lalu pergi dari hadapan Kyuhyun. “Apa yang dikatakan adikku benar Kyu, andaikan hatinya masih tetap untukku dan dulu kau tak mengambilnya dariku, pasti ia tak akan terluka seperti ini” Nasehat Donghae yang tak lain adalah sepupu Kyuhyun sekaligus kakak Hyera. “Apa kau menyesal dulu telah merelakannya untukku? Jika iya maka ambillah kembali” Jawab Kyuhyun sarkatis lalu pergi dari hadapan Donghae. “Jika saja aku tak mencintai wanita lain dan melihat cinta dimatamu Kyu, dan aku tidak ingin kau terluka untuk kesekian kalinya, karena dulu kita mencintai wanita yang sama” Gumam Donghae.

 

 

__________::::::::_________

Flashback

 

Seorang remaja sedang duduk di salah satu taman sekolah sambil memandang ke depan, sambil memandang sosok yang disana. Pria yang ia sukai, sang kapten basket, yang tak lain adalah sunbaenya sekaligus kakak sahabatnya, Hyera. Yah siapa lagi pria itu kalau bukan Donghae. “Apa yang sedang kau lakukan?” Tanya seorang pria yang tiba-tiba duduk di sampingnya, yahh pria itu adalah Kyuhyun. “Ah, sunbae. Mian aku tak melihatmu tadi, apa sudah sejak tadi kau di sini?” Tanyanya polos sambil menutupi keterkejutannya. “Ani, aku baru saja di sini”Jawabnya berbohong, sebenarnya sudah sejak tadi ia melihat wanita yang meluluhkan hatinya. Siapa lagi kalau bukan Han Hyun Ra, sahabat sepupunya ini. Ia tertarik pada wanita ini sejak pertama kali mereka diperkenalkan oleh Hyera. Namun fakta pahit telah ia terima, bahwa gadis ini menyukai sepupunya, Donghae. Seperti di khianati, hati yang mulai utuh kembali harus hancur karena seorang wanita. Yah, beberapa waktu lalu pria ini menyukai seorang wanita bernama Seohyun, namun saying Seohyun telah menjadi kekasih Donghae. Dan datangnya wanita ini mengobati lukanya, namun kenyataan berkata lain. Bahwa wanita ini mencintai sepupu sekaligus sahabatnya.

Pria ini tiba-tiba saja menghampiri sahabatnya yang bernama Siwon “Apa yang harus aku lakukan? Brengsekkk, semua mengapa lebih memilih Donghae? Aku tak bisa melepasnya seperti aku merelakan Seohyun” Marah Kyuhyun. “Aku tahu kau tertarik pada sahabat sepupumu itu, tapi ia malah tertarik dengan Donghae, Kyu dengarkan aku, apapun yang terjadi jangan sampai membuat persahabatan kita bertiga rusak apalagi persaudaraanmu dengan Donghae. Jika kau mencintainya, tunjukan padanya, buat ia mengalihkan perasaannya padamu. Apalagi Donghae sudah memiliki Seohyun yang sangat ia cintai, aku yakin ia tak keberatan” Nasehat Siwon pada Kyuhyun. “Itu benar Kyu, jika kau mencintainya mengapa kau tak berusaha” Ujar Donhae yang tiba-tiba dating. “Baiklah, aku akan merebut hatinya. Kupastikan aku tak akan membiarkan dia jatuh ke tanganmu seperti Seohyun” Tekat Kyuhyun.

 

 

 

__________::::::::_________

 

Keesokan harinya Kyuhyun berusaha mendekati Hyun Ra. “ Hyera, antarkan aku ke kelas oppamu, aku ingin memberikan sesuatu untuknya” Ajak Hyun Ra pada Hyera. “Memangnya apa yang ingin kau beri untuk oppa, apa kau ingin mengatakan cinta padanya?” Tanya Hyera asal. “MWO!!! ANDWE.. aku hanya ingin memberinya air, bukankah ia baru selesai pelajaran olahraga, aku ingin member ini” Jelas Hyun Ra. Mereka berjalan ke kelas 3A dimana kelas Donghae. Namun hal mengejutkan membuat Hyera ingin mengajak Hyun Ra pergi “Raya, sebaiknya tidak usah. Oppaku sepertinya tidak ada, lebih baik kita kembali ke kelas” Ajak Hyera. “Ya.. ada apa denganmu eo.. kita bahkan belum masuk ke kelasnya, lalu kau sudah menyimpulkan hal itu, kaja..” Seperti dihantam bom, belum sempat masuk ke kelas Donghae, ia melihat Donghae yang bermesraan dengan Seohyun. Bodohnya Hyun Ra, ia mematung seperti batu. Kyuhyun yang berada disana menyadari kedatangan Hyun Ra, ia lalu keluar dan mengajak Hyun Ra pergi dari tempat yang membuat Hyun Ra hancur.

 

 

__________::::::::_________

 

“Apa yang kau lakukan disana?” Tanya Kyuhyun setelah mereka sampai di taman. Namun seolah tak mendengar ucapan Kyunyun, Hyun Ra hanya diam. Ia masih memikirkan kejadian yang ia lihat beberapa waktu lalu. Dan Kyuhyun mengerti apa yang dirasakan Hyun Ra, ia berusaha mengalihkan Hyun Ra dari lamunannya. “Apa yang kau bawa, ah kau sangat mengerti sekali nona bahwa aku sangat haus” Tanpa menunggu reaksi Hyun Ra, Kyuhyun langsung meminum minuman yang dibawa Hyun Ra yang ingin ia kasihkan ke Donghae tadi. Hyun Ra membiarkan minuman itu dihabiskan oleh Kyuhyun, setidaknya ia berfikir bahwa minuman yang ia piker akan sia-sia ternyata tidak.

 

 

__________::::::::_________

 

Hari ini adalah jadwal piket Hyun Ra, Hyera dan Cheonsa. Mereka mengerjakan tugas dengan baik. Hyera menggoda Hyun Ra hingga malu, dan mereka saling mengejar. Hyun Ra yang membawa sapu ingin member sedikit pukulan pada Hyera, dan itupun hanya bercanda. Hyun Ra yang siap akan memukul Hyera tiba-tiba saja Hyera bersembunyi di belakang kakaknya, Donghae. Hyun Ra yang mengetau itu langsung mengalihkan sapunya ke samping kanan Donghae. “Akhh.. aww. Sakit” Rancau seseorang yang tak lain adalah Kyuhyun. Yah, ia berjalan disebelah kanan Donghae, sedangkan Siwon sebelah kiri Donghae. Hyera yang mengetahui bahwa Kyuhyun terluka langsung menolongnya “Kyu!! Kau tak apa? Ohh jinja Hyun Ra kau melukai sepeupuku” Hyun Ra yang baru sadar pun ikut menolong Kyuhyun. “Sunbae.. mian, jeongmal mianhae, aku tadi hanya ingin bercanda dengan Hyera” Sesal Hyun Ra. “Bukankah kau keterlaluan, lihatlah orang lain celaka” Hardik Donghae. “Sudahlah Hae, aku baik-baik saja. Ini hanya sedikit memar” Kyuhyun yang entah mengapa malah senang ketika mengetahui Hyun Ra lah yang memukulnya ingin memanfaatkan situasi. Ohh bukan memanfaatkan, hanya meminta pertanggung jawaban. “Apakah kau tak ingin mengobatiku Raya? Aku seperti ini karenamu. Ini sungguh sakit” Ucap Kyuhyun yang dibuat-buat. “Ohh mian sunbae, mari aku obati, aku sungguh menyesal”.

 

 

__________::::::::_________

 

Sejak kejadian itu Hyun Ra sangat dekat dengan Kyuhyun. Usaha Kyuhyun tak sia-sia untuk merebut hati Hyun Ra. Tapi sepertinya belum cukup, karena Kyuhyun tak melihat cinta dimata Hyun Ra. Dan sebentar lagi ia akan lulus dari sekolah ini. Ia tidak tahu apakah ia akan mengatakan cinta atau tidak. Entahlah. Ia hanya ingin Hyun Ra disisinya selalu. Ia sangat mencintai gadis itu.

 

 

 

“Tuhan menciptakanmu dari tulang rusukku, aku yakin kau akan kembali pada tubuh ini” – Cho Kyuhyun

 

 

__________::::::::_________

 

Hari dimana semua kelas 3 akan meninggalkan sekolah yang sangat mereka cintai. Dan itu membuat mereka sedih, terutama Kyuhyun. Ia tak akan melihat senyum gadis itu lagi. Ia sejak tadi ingin bertemu Hyun Ra karena ini pertemuan terakhir, karena Kyuhyun dan Donghae akan melanjutkan sekolah di luar negri. Namun sayang sejak tadi ia tak meluhat gadis itu, ia akan meninggalkan gadis itu. Namun ia percaya Tuhan akan mempertemukannya dengan Hyun Ra, entah bagaimana keadaan mereka kelak. Dan apakah masih aka nada kata cinta dan pengorbanan diantara mereka.

 

 

__________::::::::_________

 

Sejak hari perpisahan itu. Hyun Ra sangat sedih. Ia selalu memikirkan Kyuhyun. Ia sedih karena ketika perpisahan itu ia tidak dating ke sekolah karena ia ada urusan yang mendesak. Ia baru menyadari perasaannya. Perasaan yang entah sejak kapan tumbuh dihatinya. Perasaan cinta yang awalnya untuk Donghae kini pindah kepemilikannya untuk Kyuhyun. Entah sejak kapan perasaan itu, ia begitu mencintai pria itu melebihi cintanya dulu kepada Donghae. “Kau masih memikirkanya? Sudahlah ia sudah memulai kehidupan disana. Aku tak yakin ia masih mencintaimu, ia pasti memiliki seseorang di sana” Ujar Cheonsa. “Apa yang kau bicarakan, kau membuatnya bertambah sedih” Sela Hyera. Hyun Ra yang tak ingin sahabatnya bertengkarpun angkat bicara “Sudahlah, kalian tak perlu bertengkar. Aku tahu dia pasti sudah melupakanku. Entah mengapa aku mencintainya, dan bodohnya aku baru menyadarinya ketika ia pergi”

 

Flashback END

 

 

__________::::::::_________

 

Suasana malam kota Seoul sangat cerah, seorang wanita sedang berdiri di balkon dan tengah menatap langit yang bertabur bintang. Ia sedang memikirkan sesuatu, sesuatu yang berada dihatinya yang sudah 8 tahun menggerogoti hatinya. Membuatnya hancur, membekukan hati dan hanya mengenal satu nama yang mampu meluluhkan hatinya, Cho Kyuhyun. Ya, ia sedang memikirkan pria itu. Ia berfikir hingga taAk menyadari air mata membuat mala mini seperti drama-drama yang menguras air mata “Haruskah aku melepasmu oppa? Apakah kau bahagia bersamanya, haruskan aku melupakan semuanya, kenangan itu. Jika seperti ini, lantas mengapa dulu kau hadir dan memberi perasaan ini dank au pergi. Tak pantaskah aku saat ini? Bisakah? Bisakah aku bertahan lagi? Mengapa kau sangat jahat. Kau menyetuh aku dengan cintamu  secepat itu dan kini kau berlalu. Aku hancur semua karenamu. Aku akan pergi jika kau ingin aku pergi. Berbahagialah sayang, tapi jangan khawatir setiap hembusan nafasku, aku akan selalu berdoa agar kau bahagia meski tak bersamaku”

 

 

__________::::::::_________

 

Pagi ini Hyun Ra akan menemui Hyera, ia akan mengatakan semua pada sahabatnya. “Raya… mian aku telat” Ujar Hyera dengan nafas yang tersenggal-senggal. “Gwenchana” Balas Hyun Ra. Hyera mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan ingin memberikan sesuatu “Raya.. hari ini Kyuhyun akan pergi ke taman dengan kekasihnya, ohh iya aku mendapatkan nomor ponsel Kyuhyun yang baru, ini kau bi…” Sebelum Hyera menyelesaikan ucapannnya, Hyun Ra memotong perkataan Hyera yang membuat Hyera sedih “Aku berhenti Hyeah.. aku berhenti untuk mengharapkan sesuatu yang tak mungkin. Cintanya bukan untukku lagi, ia bahkan memintaku melupakan semua, aku akan melakukannya meski berat. Aku yakin aku akan mampu, aku tak bisa membuatnya kembali lagi, itu akan menyakitinya. Aku hanya ingin ia bahagia walaupun harus membunuh diriku sendiri, aku terlalu mencintainya, aku tak ingin ia sedih. Aku ingin ia bahagia bersama wanita yang ia cintai. Cintaku hanya sebuah angin Hyeah.. ia tak pernah menganggap itu. Aku yakin aku akan bisa melupakannya” Jawab Hyun Ra dengan air mata yang semakin deras, Hyera yang melihat itu hanya mampu mendukung sahabatnya itu. Ia merasa kasihan dan tak habis fikir dengan Kyuhyun, bagaimana mungkin ia menyia-nyiakan cinta tulus wanita ini. Tapi ia yakin sahabatnya ini mampu bertahan tanpa pria brengsek itu. Lalu Hyera pun memeluk Hyun Ra agar wanita ini lebih tenang.

 

 

“Kau akan menyesal dan bahkan hancur ketika kau menyadari orang yang sebenarnya takdirmu telah kau usir bahkan kau bunuh cintanya dengan keegoisanmu” – Lee Hyera

 

END

 

 

 

 

 

Iklan

Penulis:

Lupakan masa lalu, hidup untuk sekarang dan belajar untuk masa depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s