Diposkan pada Sad Story, Sunflower

Mampukah Aku Menjadi Wanita Sholehah

Terkadang aku berfikir. Mampukah kita menyaingi Bidadri surga?

Aku ingin menjadi wanita yang cerdas, walau mungkin aku tak kan pernah sanggup menyamai Ibunda Aisyah.
Aku ingin menjadi wanita yang sabar seperti Fatimah Az-Zahra, sabar dalam setiap keadaan.
Aku ingin menjadi wanita yang tegar seperti Ummu Sulaim, tegar dalam menghadapi segala cobaan hidup.
Aku ingin menjadi wanita yang lembut, walau aku sadar tak kan sanggup menjadi selembut Ibunda Khadijah.
Aku ingin menjadi wanita yang berani seperti Ibunda Shafiyah, berani mengatakan yang benar itu adalah benar dan yang bathil itu bathil.
Ya Rabb, bimbing aku, hingga ku dapat menjadi wanita sholehah penghias dunia penghuni Syurga Aamiin. Agar kelak imam dalam keluargaku bangga padaku. 

Terkadang mampu air mataku mengalir hanya karena memikirkan itu. Sederhana namun penuh makna. Suatu makna yang kelak akan mampu membuat renungan. Ketika memikirkan tak mampu dan belum sifat itu termiliki,

Ya Allah, dimanapun sekarang keberadaan seseorang yang kelak aku menjadi tulang rusuknya, jadikan ia kelak seseoorang yang mampu menjadikan aku satu-satunya bidadari di hatinya setelah ibundanya.

Iklan

Penulis:

Lupakan masa lalu, hidup untuk sekarang dan belajar untuk masa depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s