Diposkan pada Angst, EXO, Hurt, Love, Moonlight, Sad Story, Sunflower

Moonlight

Kau yang selalu mendatangiku diam – diam ketika malam tiba

Menghapus semua kegelapan, membangunkanku dari tidur

Dan kemudian meninggalkanku ketika kubuka jendela ini

Mungkinkah kau kehilangan arah lagi?

Udara malam ini masih dingin, bangunlah

Aku tidak akan bisa meninggalkanmu sendiri

Dan aku mengikutimu dari jarak ini

Kau yang bermandikan cahaya bintang

Belum pernah aku melihat pemandangan menarik seperti itu

Dan kau dalam pandanganku layaknya sebuah lukisan

Disetiap akhir tatapanku

Hanya kau

Aku yang terus meneriakimu seperti ini

Jangan pergi sayang, kedua sayapmu akan basah

Tidak peduli seberapa banyak aku berkata,

Kau tidak akan pernah bisa mendengarku

Kau yang kembali terjatuh dalam pelukannya

Mengapa mimpi – mimpimu begitu berbahaya

sekarang hentikanla,  hatimu membutuhkan peristirahatan

Hatiku hancur menjadi kepingan saat melihatmu seperti itu

Kau tersenyum sakit padaku seakan tidak ada apapun yang terjadi

Tapi bahumu mulai bergetar,

Dengan lembut aku berkata,

Kau bisa datang padaku dan beristirahat,

Ketika pagi menyapa kau bisa kembali terbang menuju bulanmu,

Tempat dimana aku tidak bisa menyentuhmu  dan  kita tak akan bisa bersama

Sebuah tempat yang tidak akan bisa kusentuh

Sebuah tempat yang tidak bisa aku tempati

Sebuah refleksi yang ternyata bukan dia

Inilah kisah sedihku tentang cinta yang tidak terpenuhi

Semakin mendekat, semakin kuat sakit yang kurasakan

Iklan

Penulis:

Lupakan masa lalu, hidup untuk sekarang dan belajar untuk masa depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s