Diposkan pada Angst, Hurt, Love, Moonlight, Sad Story, Sunflower

Love Dust 2

Dia seakan baik-baik saja. Memberikan senyumnya untuk orang-orang yang disekitarnya. Tak ada yang tahu isi hatinya. Selain Tuhannya. Hatinya terlalu kuat, namun terkadang kerapuhan menyelinap ingin keluar. Ia hanya wanita biasa yang kapan saja siap berteriak dan memuntahkan segala kesakitannya. Namun ia harus bertahan demi senyum yang diinginkan orang-orang yang ia kasihi.

Kala malam tiba, ia akan mengeluarkan semua yang ia rasa seharian. Mengeluarkan air dari pelupuk matanya dalam diam. Tak ada yang tahu selain Tuhannya. Begitu rapuh. Merindukan seseorang yang tak pernah menganggapnya, mendoakannya lewat tangisnya.Sesakit apapun luka yang diberikan pria itu, ia menanggapinya dengan senyuman meski hatinya sangat perih. Ingin rasanya ia berdoa agar pria itu mendapat balasan lebih perih, namun cintanya yang tulus mendoakan agar pria itu bahagia meski sakitnya ia yang harus menanggung.

Demi apaun ia harusnya membenci pria itu, namun cinta tulunya membuatnya semakin bertahan entah sampai kapan. Mungkin bibirnya bicara pada semua orang dan pria itu bahwa ia telah membenci dan melupakannya, namun ia tak bisa membohongi hatinya. Dan Tuhannya. Cinta itu masih ada. Tak ingin orang-orang disekitarnya khawatir akan sakit itu. Ia memendamnya sendiri. T ak ada siapapun yang tahu betapa luka itu menganga sangat lebar.

Ketika ia merindukannya, hanya doa yang bisa ia katakan. Lidahnya begitu kelu kala ia harus banyak bicara. Biarkan air matanya yang berbicara. Harapannya, ia berdoa tak akan ada penyesalan di suatu saat nanti. 9 tahun bukan waktu yang mudah menahan sakitnya, dan biarkan cinta ini tetap ada entah sampai kapan.

 

::Sunflower::

 

 

 

Iklan

Penulis:

Lupakan masa lalu, hidup untuk sekarang dan belajar untuk masa depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s