Diposkan pada Angst, Hurt, Moonlight, Sad Story, Sunflower

Memorize

Engkau begitu sempurna. Mencintaiku sepenuh hati. Namun sikapmu berubah, seakan tak peduli bagaimana sakitnya aku. Kini hanya aku yang
berjuang, tak sadarkah kau aku begitu lelah. Engkau dengan tanpa perasaan mengusirku setelah perjuanganku. Namun aku selalu mengingat bagaimana kita dulu, hingga melupakan sakitnya hatiku. Banyak yang menganggap aku bodoh mempertahankan orang yang tak pantas dipertahankan. Tapi itulah cinta. Hingga kau benar2 membuktikan bahwa engkau bukan yang dulu lagi. Dan aku memutuskan untuk berhenti. Bukan aku yang pergi, tapi dirimu yang menjauh pergi meninggalkanku.

Iklan

Penulis:

Lupakan masa lalu, hidup untuk sekarang dan belajar untuk masa depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s